Powered by Blogger.
  • Poetry
  • Stories
  • Memories
email instagram twitter tumblr pinterest spotify soundcloud linkedin

unforesheen. | a blog by Shinta Utami


aku melihat jingga
di kedua bola mata
tempat rindu terpenjara

aku melihat jingga
dibalik bangunan kota
tempat kita bertatap muka

aku melihat jingga
menghias begitu merona
dalam hamparan langit senja

sungguh, aku melihatnya
sekalipun di sudut-sudut kota
dimana harapan mati dengan sia-sia

namun sudah sepekan ini aku kehilangannya
mendung ini menjadikannya tiada
bersembunyi tanpa ada yang tahu ia dimana

ingin rasanya aku merengkuh senja
sama seperti keinginanku untuk kau sadari sedikit saja
bahwa sekeras apapun kau meminta
yang telah pergi takkan pernah kembali tanpa kemauannya

(dan yang perlu kau lakukan hanyalah menunggu hujan hingga reda,
dengan begitu mungkin jingga akan segera merencanakan kedatangannya.)

—s.d.u
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Ketika semua pertanyaan tak kunjung temukan jawabnya, dan kau pun hanya datang untuk menggoda, diatas sana rembulan menatapku iba.

Ketika malam bersembunyi dibalik surya, dan pagi datang dengan tawa gembira, di bilik ini aku masih terluka. 

Ketika kau kemudian datang membawa secercah cinta, dan aku menyambutnya dengan suka cita, pada saat itu harusnya aku tahu bahwa itu semua hanya tipuan belaka. 


— s.d.u
    16.10.15 00:47
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
aku menunggumu dalam gulita
menjaga diri tuk tetap terjaga
agar saat kau butuh aku ada
walau hanya lewat kata

tapi kau tak pernah lagi menyapa
hingga datanglah pagi buta
dan aku pun lelah terjaga
waktuku terbuang sia-sia

maafkan,
aku tak kuasa untuk bicara
aku terperangkap dalam tanya
yang takkan pernah kutemukan jawabnya

untukku,
hanya dengan melihat kau disana
sudah cukup membuatku bahagia

maafkan,
ini memang sungguh menyiksa
tapi aku tak mau memaksa
terlebih tentang siapa yang kau cinta

yang aku tahu,
semua mimpiku terasa nyata
saat kau berada didalamnya

yang aku tahu,
kita sama-sama menyukai rangkaian kata
dan dengan itu pula aku akan mencinta
merajutnya rapih dalam sebuah prosa
untuk kemudian kan kau baca

dan yang kau tak tahu,
aku adalah seorang pecandu luka
pencinta hujan di sudut mata
walaupun langit sedang jingga

sekali lagi maafkan,

aku memendam rasa

—s.d.u
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
aku dan kamu sama
apa yang berbeda?
kita sama-sama manusia
yang bisa saling cinta
aku punya cerita, kamu juga
aku menyimpan luka, kamu pun juga

tetapi ternyata
aku dan kamu tak sama
semuanya hanya dusta
kita jauh berbeda
lalu, apa yang sama?
yang jelas bukan perasaan kita

—s.d.u










Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Aku gelap aku terperangkap
Dalam ruangan sempit aku terhimpit
Hilang arah dan tujuan
Asa ku sudah putus kurasa
Lambat laun aku terlelap
Malam berganti tanpa ku sadari
Ada cahaya di jendela

—s.d.u
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

I don't remember how I'm falling in love with you
But I do remember something like water
Slowly flooding
When I look into your eyes
'Cause it only took one look
Now we're not the same
I am drowning
And you're already on the lifeboat paddling to the next island

—s.d.u

Share
Tweet
Pin
Share
No comments


let me be your cigarette,
pull me out of the dark

let me be your cigarette,
place your lips against mine

let me be your cigarette, 
light me up 'cause i'm cold

let me be your cigarette,
and breath me in your lungs

let me be your cigarette,
even though you do know how toxic i am

let me be your cigarette,
you love every puff of me anyway

let me be your cigarette,
hold me delicately

let me be your cigarette,
never let me go till i burn your finger

let me be your cigarette,
drop me to the ground
let me be your cigarette,
and i'll still be sitting there after all this time

let me be your cigarette,
          let me be your cigarette,

                                           your sweet addiction.

                                                                       —s.d.u
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Aku tak ingin seperti pelangi
Yang datang memberi warna warni
Lalu sekejap pergi
Tanpa basa basi

Aku tak ingin seperti hujan
Yang hanya membasahi bangku taman
Menghidupkan kembali semua kenangan
Yang telah mati terlupakan

Aku ingin seperti bulan dan bintang
Yang walaupun selalu digantikan oleh siang
Tapi mereka tak pernah hilang
Setia menunggu di belakang
Hingga saatnya kau pulang
Kan ku berikan kau gemilang
Sebagai tanda kasih dan sayang

—s.d.u


Share
Tweet
Pin
Share
No comments

.02/09/2015.
Jika senja hanya sebentar,
maka ia hanya mengantar
kau pulang untuk bersandar
Menjagamu tetap sadar
hingga nanti waktunya fajar,
kau tapaki kembali dunia luar
☀

  • nanfyy_     Keluar. Keluarlah kau dari sangkar. Agar terkena badai halilintar. Mati deh.
  • shxntadee  Jangan, jangan mati sekarang. Aku masih gusar, karena cinta yang terlantar.
  • fullycdr     Tapi, cinta adalah suatu hal yang liar. Biarkan saja terlantar, justru dengan itu kita bersinar.
  • nanfyy_     Biarkan cinta sedemikian rupa menjalar, hingga kau lupa bagaimana cara untuk kembali sadar.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Ketika dia memintamu untuk menulis tentangnya, ingatkan dirinya bahwa kau bukanlah penyair. 
Ketika dia memintamu untuk menggambarkan matanya, tahan dirimu untuk mengatakan betapa terang matanya dan bagaimana matanya mengingatkanmu pada bintang yang kau tatap di larut malam. Jangan katakan padanya bahwa mata-mata itu lebih terang daripada bintang-bintang dan walaupun matanya tidak menerangi seluruh langit, setidaknya mata-mata itu menyinari hatimu. 

Sebaliknya, tersenyumlah dan katakan kepadanya bahwa mereka, mata-mata itu hanya berwarna coklat terang - tidak ada yang sangat istimewa tentang itu.  Dia akan bertanya kenapa tangan dan bibirmu gemetar ketika kau bersamanya, tetapi kau tak harus menjelaskan seberapa cepat jantungmu berdetak ketika dia melihatmu, atau rasa sesak yang dirasakan paru-parumu ketika kau mendengarnya tertawa ringan karena sesuatu yang kau katakan.  

Kau tak harus menulis tentangnya,  
karena kau bukan tipe gadis yang menulis tentang seseorang yang dapat berada disini hari ini, dan esok harinya pergi begitu saja.

—s.d.u
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

About me


Hi! My name is Shinta. I like poetry, beauty, and hearing people's stories. Here you'll find bits and pieces of me. Xoxo.

recent posts

Blog Archive

  • ►  2019 (3)
    • ►  December (1)
    • ►  October (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  October (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  March (1)
  • ►  2016 (6)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  April (2)
    • ►  January (1)
  • ▼  2015 (10)
    • ▼  November (1)
      • Merengkuh Jingga
    • ►  October (2)
      • Ketika
      • Senandung Maaf
    • ►  September (6)
      • Sama atau Beda?
      • Titik Terang
      • Lifeboat
      • Lemme Be Yer Cigg
      • Bulan dan Bintang
      • Spontan
    • ►  January (1)
      • Aku Bilang Aku Tak Ingin Menulis Tentangmu
  • ►  2014 (4)
    • ►  December (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (3)
    • ►  September (2)
    • ►  January (1)

PLAYLIST OF THE DAY

LATEST WHINES

Tweets by shxntami

BOOKS I LOVE

It Ends with Us
No Matter the Wreckage
How to Be a Poet
Aristotle and Dante Discover the Secrets of the Universe


Shinta Utami's favorite books »

Created with by ThemeXpose | © 2019 unforesheen.